3 moment langka di Dieng yang perlu kamu ketahui

moment langka di dieng

Dieng makin asik untuk dilirik, tak hanya pesona alam dan wisata kulinernya saja yang menarik. Sedikitnya ada 3 moment langka di Dieng yang perlu kamu ketahui. Diantaranya adalah:

1. Musim dingin yang menggigil

Setiap tahun Dieng mengalami musim dingin yang membuat pengunjung menggigil, tanah lapang yang tadinya berwarna hijau rumput berubah warna menjadi putih karena taburan butiran kristalan es, penduduk Dieng menyebutnya “Bun Upas“. Saat musim dingin seperti ini, suhu udara di Dieng bisa mencapai minus 3′ C. Hampir persis seperti musim sajlu di Eropa. Tentu Anda bisa membayangkan begitu dinginya Dieng. Embu pagi yang tadinya menetes, tak lagi menetes sepeti biasanya dan pelu menunggu waktu tiba hingga sang mentari mencairkan kristalan embun upas Dieng dan mulai menghangatkan suasana pagi.

Jika Anda ingin menikmati moment langka ini datanglah ke Dieng saat bulan Juli atau Agustus, karena musim dingin di Dieng jatuh saat musim kemarau tiba. Para wisatawan mulai berarak-arak datang ke Dieng dengan membawa kamera andalannya demi mengabadikan moment spesial yang menjadi salah satu momen langka dan muncul hampi setiap tahunnya. Dieng memang tak sedingin di Eropa saat winte tiba, tapi Dieng adalah Eropanya Indonesia sebuah negara yang hanya memiliki 2 musim yaitu musim panas dan musim penghujan maka tak heran banyak orang terkagum-kagum untuk moment langka seperti munculnya embun upas di Dieng.

Berbekalah jaket hangat, sepatu, sarung tangan dan kaos kaki bila ingin merasakan dingin sensasional di Dieng Plateau saat musim kemarau. Bangunlah pagi-pagi sebelum sang mentari Dieng memecahkan ribuan kristal es di permukaan dedaunan. Tidak semua area di Dieng Plateau diselimuti oleh embun upas. Hanya ada beberapa tempat saja seperti area komplek Candi Arjuna Dieng, Padang Savana Dieng, Gunung Prau Dieng serta area ex-Dieng Jaya di sekitar pintu masuk Telaga Dieng.

2. Golden Sunrise

Moment langka berikutnya adalah adanya golden sunrise di Puncak Sikunir, fenomena alam ini tidak terjadi setiap hari karena faktor cuaca dan alam. Jika Anda beruntung dapat menikmati semburat golden sunrise dengan lautan awan di kaki gunung, maka Anda mendapatkan double moment special saat menyambut sang mentari pagi di atas Bukit Sikunir.

Bukit Sikunir adalah sebuah area pegunungan di Dieng Plateau yang mudah di jangkau serta menyajikan pemandangan luar biasa sehingga tenar di ranah media sosial ataupun berita nasional yang mempublikasikan alam Dieng begitu sempurna seperti lautan alam bergelombang, gunung-gunung tinggi sebagai background landscapenya serta terlihat sempurnanya warna golden yang tertangkap di lensa mata ataupun lensa kamera berwarna ke kuning-kuningan apalagi diimbangi dengan gradasi warna langit seperti selendang bidadari. Inilah yang membuat Sunrise Sikunir Dieng menjadi sebuah obyek wisata wajib dikunjungi dan menjadi sebuah mement langka di Dieng Plateau.

Tidak hanya Golden Sunrise Sikunir saja yang digandrungi ribuan wisatawan. Ada beberapa the best spot untuk mendapatkan Golden Sunise Dieng yakni Golden Sunrise Gunung Prau, Golden Sunrise Gunung Pakuwojo, dan Sunrise Gardu Pandang Tieng.

3. Festival Dieng

Moment langka selanjutnya adalah festival budaya Dieng. Festival ini diselenggarakan setahun dalam sekali, pesta rakyat ini menjadi paling fenomenal karena adanya prosesi ruwatan cukur rambut gembel anak-anak pegunungan Dieng yang kental akan cerita dan legenda lokal.